
Haus A36 karya baukultur/ca berangkat dari keinginan keluarga muda untuk tetap tinggal di lingkungan yang sudah mereka kenal di Toronto, Kanada. Rumah lama mereka tidak lagi cukup, tetapi pindah berarti meninggalkan sekolah, akses transportasi, serta hubungan sehari-hari. Di kawasan Playter Estates, dalam wilayah Riverdale, biro ini menata lahan berukuran 25 × 120 kaki menjadi tiga rumah lengkap: hunian pemilik, rumah keluarga kedua, dan rumah kecil di sisi gang belakang.
Dua rumah utama tetap mempunyai kehidupan sendiri

Bangunan utama memuat dua rumah tiga lantai dengan basement. Pembatas keduanya tidak berupa garis lurus yang membagi lebar lahan secara seragam. Sebuah dinding pemisah berkelok memungkinkan susunan ruang kedua rumah saling mengunci, sehingga kebutuhan setiap unit dapat ditanggapi melalui bentuk denah.
Walaupun berada dalam satu bangunan, masing-masing rumah mempunyai pintu masuk, tangga, ruang pribadi, dan ruang luar sendiri. Pemisahan ini penting untuk membaca proyek sebagai beberapa tempat tinggal yang mandiri. Kepadatan bertambah melalui susunan program, tanpa menjadikan seluruh penghuni harus berbagi ruang keluarga atau jalur kegiatan harian.
Denah lantai utama yang diterbitkan dalam kit pers membantu memperjelas hubungan tersebut. Dua area memasak, duduk, makan, dan akses dapat dibaca sebagai bagian dari unit berbeda. Gambar ini berguna untuk memahami prinsip pembagian ruang, sementara kebutuhan ukuran, struktur, dan perizinan di lokasi lain tetap memerlukan rancangan tersendiri.
Dapur dan penyimpanan menjadi pengatur ruang

Di rumah pemilik, dapur yang luas dan perapian berdiri bebas menjadi pusat lantai utama. Pandangan yang memanjang, bukaan besar, penyimpanan terintegrasi, serta hubungan langsung dengan taman belakang membentuk kerangka kegiatan keluarga. Elemen interior karena itu ikut mengatur ruang, bukan sekadar mengisinya setelah bangunan selesai.
Rumah kedua juga dirancang sebagai hunian yang layak ditempati dalam jangka panjang. Perabot tanam berdiri bebas mengatur lantai utama di sekitar dapur tengah. Ruang duduk berada di sisi jalan, sedangkan ruang makan di belakang ditempatkan satu tingkat lantai lebih rendah. Bukaan pada tiga sisi memasukkan cahaya ke dalam susunan ruang.
Perbedaan kedua unit menunjukkan bahwa berbagi bangunan tidak harus menghasilkan denah yang identik. Prinsipnya dapat dipelajari melalui posisi aktivitas, jalur sirkulasi, dan batas privasi. Hubungan antara kebutuhan keluarga dan bentuk ruang juga dibahas dalam Banjar House dengan ramp dan taman linear di lahan hook, meskipun konteks serta programnya berbeda.
Rumah belakang direncanakan sejak awal

Di bagian belakang, rumah laneway satu kamar tidur berada di atas dua tempat parkir. Menurut biro, posisi, jendela, akses, utilitas, hubungan dengan taman, serta pohon beech dewasa dipertimbangkan bersama bangunan utama. Hunian ketiga tidak diperlakukan sebagai sisa ruang setelah dua rumah depan ditetapkan.
Keputusan tersebut memperlihatkan pentingnya membaca lahan sebagai satu sistem. Rumah belakang memerlukan jalan masuk yang jelas dan hubungan yang masuk akal dengan ruang luar. Pada saat yang sama, taman dan tajuk pohon tetap menjadi bagian dari komposisi. Rancangan membagi tempat bagi kendaraan, vegetasi, dan kegiatan tinggal melalui koordinasi sejak awal.
Biro menjelaskan bahwa tambahan hunian membantu kelayakan finansial pembangunan dan memberi pilihan bagi penyewa jangka panjang maupun keluarga yang berkunjung. Penjelasan itu merupakan konteks proyek, bukan jaminan tingkat pengembalian investasi. Biaya pembangunan, tarif sewa, dan pendapatan aktual Haus A36 tidak dipublikasikan sebagai angka dalam artikel ini.
Material menyatukan bangunan dengan lingkungan

Plester putih halus dan cedar putih lokal membentuk wajah bangunan. Bidang masuk yang menjorok, atap berlapis, teritisan dalam, serta jendela berbingkai hitam menanggapi kedalaman fasad dan ritme rumah di Playter Estates. Kayu memberi penanda pada bagian masuk, sementara plester membantu pembacaan volume.
Untuk pembaca Indonesia, pelajaran yang relevan terletak pada cara menyatukan beberapa rumah di lahan terbatas sambil mempertahankan akses dan identitas. Bentuk atap, detail pelapis, dan pendekatan perizinan Toronto perlu dibaca sesuai konteksnya. Penyesuaian terhadap hujan, panas, orientasi, dan aturan setempat harus menjadi bagian dari pengembangan rancangan baru.
Lokasi proyek berada di Playter Estates, Toronto, Kanada. Peta berikut menunjukkan kawasan secara umum untuk menjelaskan konteks perkotaan, tanpa perlu menandai titik rumah pribadi secara terperinci.
Melalui pembagian unit dan ruang luar, proyek ini mengubah pertanyaan tentang memperbesar rumah menjadi pertanyaan tentang apa saja yang dapat didukung oleh satu lahan.
baukultur/ca mencatat Haus A36 selesai pada 2026, dengan bangunan utama sekitar 4.800 kaki persegi termasuk basement serta rumah laneway sekitar 550 kaki persegi. Dokumentasi resmi Haus A36 memperlihatkan bagaimana susunan ruang dan hunian tambahan membantu keluarga bertahan di lingkungan yang mereka pilih. Nilai rancangannya terletak pada kemandirian tiap rumah dan koordinasi keseluruhan lahan.
| Informasi proyek | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Playter Estates, North Riverdale, Toronto, Kanada |
| Perancang | baukultur/ca |
| Tahun selesai | 2026, menurut situs resmi terkini |
| Lahan | 25 × 120 kaki |
| Luas bangunan yang dilaporkan | Sekitar 4.800 sq ft bangunan utama termasuk basement; 550 sq ft rumah laneway |
| Program | Dua rumah tiga lantai dengan basement; rumah laneway satu kamar tidur di atas dua parkir |
| Material utama | Plester putih halus; cedar putih lokal bernoda; bingkai jendela hitam; kayu dan perabot tanam |
| Kontraktor | Blackrock Design Ltd. |
| Konsultan | Pimelite Building: struktur dan grading; Fuzion HVAC Design: mekanikal |
| Gambar teknis | Denah lantai utama dari kit pers resmi |
| Kredit foto | baukultur/ca; Jack Gifford Photography, melalui v2com |








