
Banjar House: Ramp, Taman Linear, dan Privasi di Lahan Hook
Banjar House karya Wiyoga Nurdiansyah menata rumah hook di Tangerang Selatan dengan ramp, taman linear, bukaan utara, serta beton bertekstur kayu.
blog gubahan ruang dan bentuk
blog gubahan ruang dan bentuk

Banjar House karya Wiyoga Nurdiansyah menata rumah hook di Tangerang Selatan dengan ramp, taman linear, bukaan utara, serta beton bertekstur kayu.

Hennessy Village karya Barbarito Bancel Architectes di Charente, Prancis, memakai struktur kayu prefabrikasi tanpa angkur, selasar peneduh, dan courtyard.

RJH House karya Wiyoga Nurdiansyah menata tiga massa, taman, bata dan plester beralur untuk hunian keluarga di Jakarta Selatan.

Rue de l’Église karya Triptyque memadukan beton, batu alam, bata pakai ulang, dan struktur fleksibel untuk hunian servis di Paris.

EL House karya Wahana Architects menata ruang keluarga, dua massa bangunan, kolam linear, dan lapisan fasad pada lahan 730 m² di Jakarta.

AD House di Pluit, Jakarta, karya Angkasa Architects, memakai courtyard hijau di tengah rumah 690 m2 agar cahaya dan udara masuk ke semua ruang.

The Lens karya MU Architecture di Montreal memakai dinding bata kaca melengkung untuk menyaring cahaya dan menjaga privasi keluarga di tapak yang terbuka.

Split Mass Residence di BSD mengolah lahan hook melalui massa berlapis, panel anyaman PET daur ulang, serta jalur menuju kolam dan atap hijau.