
Rue de l’Église karya Triptyque merupakan hunian servis yang dioperasikan Edgar Suites di arrondissement ke-15 Paris. Proyek seluas 3.600 m² ini diserahkan pada Juni 2025 untuk klien Bouygues Immobilier. Rancangannya mempertemukan beton, batu alam, dan bata pakai ulang dalam susunan fasad berlapis, sementara sistem kolom-balok menjadi dasar bagi penataan ruang dalam yang dapat berubah mengikuti kebutuhan.
Tiga register material pada fasad jalan

Lingkungan proyek memuat bangunan Haussmannian, hunian batu dari periode pascaperang, konstruksi bata industrial, serta bangunan modernis. Triptyque membaca keberagaman itu melalui pilihan material dan cara menyusunnya. Fasad menjadi tempat beberapa karakter lingkungan bertemu dalam satu bangunan kontemporer.
Dua tingkat dasar menggunakan beton ekspos. Di atasnya terdapat fasad batu alam mandiri setinggi lima tingkat, sedangkan bagian atas memakai kerangka kolom-balok dengan pengisi bata pakai ulang. Menurut penjelasan arsitek, batas lima tingkat pada bagian batu berkaitan dengan ketebalan susunan yang dibutuhkan dan pengaruhnya terhadap luas ruang dalam.
Pembagian tersebut membuat penggunaan material terbaca melalui bagian bangunan yang berbeda. Beton membentuk dasar, batu memberi karakter pada bidang di atasnya, dan bata mengisi bagian atas. Pembacaannya bertumpu pada hubungan antara konstruksi, ketebalan, dan ekspresi fasad.
Balkon dan halaman memberi dua karakter

Balkon putih berusuk merupakan elemen pracetak yang ditempatkan di dalam kerangka bangunan. Garis-garis horizontalnya mengikat susunan jendela dan membentuk ritme pada tampak jalan. Pada foto jarak dekat, bagian bawah balkon dan bidang vertikal di belakangnya dapat dibaca sebagai dua lapisan yang berbeda.
Bangunan menghadap sebuah ruang hijau. Hubungan dengan ruang di seberang menjadi bagian dari konteks fasad depan, bersama bangunan tetangga yang memiliki periode dan material berbeda. Balkon membantu memberi skala berulang pada bidang yang terlihat dari ruang kota tersebut.
Di sisi halaman dalam, rancangan memakai plester kapur dan jendela kayu. Bentuk massanya mengikuti ketentuan jarak mundur, sehingga bagian belakang memiliki ekspresi yang lebih domestik. Perbedaan perlakuan ini menunjukkan bahwa satu bangunan dapat merespons jalan dan halaman melalui susunan bidang yang berlainan.
Denah menempatkan adaptasi sebagai pertimbangan

Sistem kolom-balok dipilih untuk memberi keluwesan susunan interior dan mendukung kemungkinan perubahan penggunaan pada masa depan. Ini merupakan tujuan perancangan yang dijelaskan arsitek. Denah membantu melihat bagaimana struktur, pembagian ruang, dan jalur sirkulasi berhubungan dalam kerangka tersebut.
Gambar lantai dasar memperlihatkan lobi, ruang layanan, dan bagian terbuka. Denah R+2 menunjukkan unit yang dihubungkan oleh sirkulasi di dalam bangunan. Dokumen ini melengkapi foto fasad dengan informasi tentang organisasi ruang yang tidak seluruhnya terlihat dari jalan.
Program hunian servis juga disertai layanan binatu, penyimpanan bagasi, dan penyimpanan sepeda. Kebutuhan pendukung ini membantu membaca bangunan sebagai tempat tinggal sementara dengan kegiatan pengelolaan sehari-hari. Unit, ruang layanan, dan jalur penghubungnya menjadi bagian dari satu lingkup perencanaan.
Hubungan antara unit dan bagian bersama juga menjadi pertanyaan dalam pembacaan LTR1 sebagai hunian vertikal tropis. Pada Rue de l’Église, pembahasannya berangkat dari program hunian servis dan kerangka struktur yang dimaksudkan untuk menampung penataan berbeda sepanjang umur bangunan.
Potongan menjelaskan perbedaan ketinggian massa

Potongan memanjang dan melintang memperlihatkan hubungan massa yang lebih tinggi di sisi jalan dengan bagian yang lebih rendah di belakang. Halaman dan jarak mundur menjadi bagian penting dari pembacaan tersebut. Dokumen potongan memberi konteks vertikal yang melengkapi susunan horizontal pada denah.
Lembar teknis mencatat penggunaan batu potong dari Île-de-France, bata pakai ulang, serta panel fotovoltaik di atap. Ketiganya menjelaskan keputusan material dan perangkat yang dimasukkan ke dalam proyek. Pembahasan di sini mengikuti keterangan tersebut tanpa menetapkan angka kinerja yang tidak disediakan.
Lokasi proyek berada di Rue de l’Église, arrondissement ke-15 Paris, Prancis. Peta berikut menampilkan konteks jalan secara umum, sehingga hubungan proyek dengan kawasan kota dapat dibaca bersama foto dan gambar arsitekturnya.
Triptyque menempatkan material dan kemungkinan perubahan fungsi sebagai dua pertimbangan yang saling berkaitan pada Rue de l’Église. Portofolio resmi Triptyque untuk proyek hotel mencatat bangunan ini sebagai hunian servis yang telah selesai. Denah dan potongannya memberi rujukan untuk memahami hubungan antara fasad, struktur, unit, dan ruang terbuka secara bersamaan.
| Informasi proyek | Keterangan |
|---|---|
| Nama proyek | Rue de l’Église / Edgar Suites Hotel-Residence |
| Lokasi | Paris, arrondissement ke-15, Prancis |
| Arsitek | Triptyque |
| Tim arsitektur | Guillaume Sibaud; Olivier Raffaëlli; Charlotte Ferreux; Arthur Bonvoisin |
| Periode proyek | 2022–2025 |
| Penyerahan | Juni 2025 |
| Luas proyek | 3.600 m² |
| Program | Hunian servis / hotel residence |
| Klien | Bouygues Immobilier |
| Operator | Edgar Suites |
| Desain interior | Studio Briand & Berthereau — Edgar Suites |
| Kontraktor utama | Les Maçons Parisiens |
| Material yang disebutkan | Beton ekspos; batu potong; bata pakai ulang; plester kapur; kayu |
| Gambar arsitektur | Denah lantai dasar dan R+2; potongan memanjang dan melintang |
| Fotografi | Pierre-Romain Guedj, via v2com |
| Kredit denah / potongan | Triptyque, via v2com |





