Rumah Minimalis 2 Lantai dengan Lebar 6 Meter

Townhouse yang memiliki lebar 6 meter ini, terletak di ujung deretan perumahan yang bagian depan nya merupakan bangunan yang ...

Rumah Bambu SENYUM / Mukoddas Syuhada

Rumah Bambu SENYUM ditawarkan oleh Mukoddas Syuhada untuk mendukung Pemerintah dalam merekonstruksi rumah warga terdampak bencana seperti gempa lombok. Konstruksi ...

Tempat Tinggal De La Canardière / Atelier BOOM-TOWN

Tempat tinggal ini dirancang untuk acara keluarga pada waktu tertentu untuk berlibur dan bersantai sambil menikmati keindahan alam. Lokasi ...

Rumah SIRI / IDIN Architects

SIRI adalah sebuah proyek renovasi bangunan komersil. Bangunan ini digunakan sebagai rumah sekaligus kantor perhiasan. Untuk menampung keluarga besar yang ...

Rumah KL / oleh Bourgeois / Lechasseur Architects

Pada pertemuan pertama kami, klien berbicara tentang kesederhanaan dan keterbukaan terhadap hutan. Mereka menginginkan sebuah rumah yang "tampak seperti sebuah ...

 

Category: Hukum

Seminar Aspek Hukum Profesi Arsitek

Seminar Profesi Arsitek

di HALL B JIEXPO KEMAYORAN
Sabtu, 29 September 2018
Continued

Arsitek adalah seseorang yang berprofesi di bidang Arsitektur dan memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) – UU Arsitek

Dengan disahkannya Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, maka profesi arsitek di Indonesia kini naik kasta layaknya profesi lain yang terlebih dahulu diatur legalitas nya dalam undang-undang seperti halnya dokter dan pengacara. Dalam UU tersebut, arsitek didefinisikan sebagai seseorang yang berprofesi di bidang Arsitektur dan memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA).

Untuk memiliki STRA ini, setiap lulusan sekolah arsitektur perlu melaui proses magang selama 2 tahun dan dilanjutkan dengan mengikuti uji kompetensi. Setelah semua proses itu dilalui baru mereka bisa membuka praktik atau berprofesi sebagai arsitek secara legal. Tentu saja dengan peraturan perundang-undangan ini, maka mal-praktik dalam keprofesian arsitektur bisa dikurangi.
Continued